Omputaka Gelar Buka Bersama

0
54

BANGKINANG, auramedia.co – Keluarga Besar Ompek Puluo Taun Kate (OMPUTAKA) menggelar buka puasa bersama dan menyalurkan santunan kepada 31 orang anak yatim.

Kegiatan tersebut diikuti 100 orang lebih yang digelar di kediaman salah satu Omputakawan H. Bukhari, Jln. M. Samin Cubadak, Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.

Meskipun Bangkinang sekitar diguyur hujan sekira 1 jam, kegiatan Omputaka tampak berjalan dengan lancar dan penuh khidmat.

Tampak hadir, Presiden Omputaka Fc Yurnalis Basri, S.Sos. M.Si yang familier dipanggil UDO NBO, Wakil Ketua DR. Budi Azwar, Sekretaris Omputaka Nasrun, S.Pd. MM, Wakil Sekretaris Jefrianis, S.Sos, Bendahara Haji Onsu Sahar Sulaiman, SP, Penasehat Omputaka Yulnedi Tanjung dan Drs. Syamsurizal, M.Pd, duta Media Omputaka Juliardi Ocu Rano, para Srikandi Omputaka yang merupakan istri para pemain Omputaka, serta para omputakawan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Udo NBO menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah acara berbuka puasa bersama dan santunan 31 anak yatim, tetap diikuti dengan antusias oleh Keluarga Besar Omputaka FC,” ujarnya.

Lebih lanjut Udo mengatakan tujuan dan maksud Omputaka.

“Alhamdulillah kesekian kalinya mengimplementasikan bahwa Omputaka bukan semata-mata untuk bermain sepak bola, namun Omputaka ingin bermanfaat untuk orang banyak di Kabupaten Kampar. Hal ini merupaka aksi sosial kemasyarakatan dan keagamaan,” pungkasnya.

“Motto Omputaka adalah taat kepada Allah SWT, berkhidmat untuk Rakyat,” imbuh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau tersebut.

Dikatakannya, Tagline Omputaka 5 J :

Jaga Ibadah
Jaga Ukhuwah
Jaga Amanah
Jaga Jiwa
Jaga Raga

Untuk diketahui, sebaran anak yatim yang disantuni dari :

– Kelurahan Pulau
– Dusun Uwai
– Dusun Cubadak
– Dusun Muara Uwai
– Dusun Telo
– Kelurahan Bangkinang Kota
– Kelurahan Langgini
– Lingkungan Pasir Sialang
– Lingkungan Tanjung
– Lingkungan Domo
– Lingkungan Koto Sei Tanang

Diakhir wawancaranya, Udo NBO menyebut bahwa Omputaka digerakkan dengan lokomotif kekeluargaan, kebersamaan dan kegotong- royongan.(***)