PASCA PUTUSAN MK, KETUA DPW PARTAI PERINDO RIAU MINTA BACALEG BEKERJA MAKSIMAL

0
337

Pekanbaru, auramedia.co – Pasca pembacaan Sidang MK (Mahkamah Konstitusi) Nomor Perkara 114/PUU-XX/2022, pagi kemaren kamis tertanggal 15 Juni 2023 Pokok Perkara Konstitusionalitas konsekwensi pergeseran system proporsional: tertutup-terbuka, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Perindo Provinsi Riau Sayed Abubakar Asseggaf (SAA), langsung melakukan koordinasi internal dengan melakukan ratas (rapat terbatas).

Pada kesempatan tersebut Sayed Abubakar Asseggaf (SAA) menginstruksikan kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Kota se Provinsi Riau agar menggerakkan seluruh Bacaleg bekerja di dapilnya masing-masing di setiap tinggkatan. Sebagaimana program DPP menyiapkan program-program pro rakyat khususnya pengembangan ekonomi kecil dan menengah.

Sayed Abubakar Asseggaf (SAA) juga menghimbau agar semua Bacaleg menjadikan rumah tinggalnya sebagai wadah aspirasi masyarakat sekaligus mengetahui permasalahan-permasalahan sesungguhnya dan lebih dekat dengan warganya. SAA (Sayed Abubakar Asseggaf) meminta agar “seluruh Pengurus DPD mengkoordinir para Bacaleg untuk bergerak memenangkan hati rakyat, tidak cukup dengan hanya menunggu, akan tetapi wajib jemput bola”. Demikian imbuh Sayed.

Sayed menekankan “waktu terus berjalan tidak ada istilah nanti atau tunggu, kini waktunya bekerja, tidak lagi mempersoalkan nomor urut. Bekerja dan menang”. SAA (Sayed Abubakar Asseggaf) juga menekankan pentingnya melakukan koordinasi pada struktur dan jajaran partai agar mekanisme bekerja pararel dengan program-program partai. Karena kerja-kerja menyeluruh akn melibatkan pengurus, kader dan simpatisan, dengan demikian system dan mekanisme kerja-kerja kemenangan harus termonitor oleh pengurus di masing-masing tingkatan.

“Itu lah antara lain materi pada rapat terbatas ini” ungkap Sayed, ia juga meminta seluruh komponen untuk bekerjasama termasuk media sebagai corong dalam penyampaian program-program ekonomi kerakyatan Partai Perindo.(***)