DPMPTSP Kampar Berikan Kemudahan Bagi Pelaku Usaha Membuat LKPM

0
195

Bangkinang Kota, auramedia.co – Melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan nilai investasi dalam daerah.

Mengingatkan kepada semua pelaku usah agar membuat dan melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang wajib dibuat dan disampaikan secara berkala (pertriwulan) menjadi salah satu upaya yang dilakukan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ir. Zulia Dharma Melalui Kabid Perencanaan Pengembangan Iklim, Promosi Pengendalian, El Bariza, SE, Rabu (24/5/2023).

El Bariza juga mengatakan, bahwa DPMPTSP Kampar siap membantu pelaku-pelaku usaha yang kesulitan membuat LKPM nya dengan turun langsung mendatangi.

“Karena semua serba sistem, kemungkinan pelaku-pelaku usaha UMKM kecil ini sedikit tidak mengerti, bagi mereka pengusaha menengah dan atas sudah pasti paham,” ujar El Bariza.

“Dengan membawa tenaga IT (Informasi Teknologi) yang kami miliki kami datangi mereka, kami siap membantu kalau mereka minta bantu. Pelaku usaha cukup memberi tahu melalui sistem yang telah dibuat pemerintah pusat tersebut (OSS) karena semua telah terperinci disana,” sambungnya.

Dijelaskan El Bariza, bahwa semakin banyak jumlah pengusaha yang membuat dan melaporkan LKPM nya akan berdampak pula pada peningkatan nilai investasi daerah.

“Untuk itu kami mengharapkan setiap pelaku usaha baik yang mau melakukan usahanya atau yang telah berjalan untuk bisa menyampaikan LKPM nya pertriwulan. Ada triwulan I, triwulan II, III dan IV,” kata El Bariza.

El Bariza juga mengingatkan bagi pelaku usaha untuk tidak menyepelekan LKPM yang menjadi kewajiban.

“Setiap pelaku usaha nantinya akan disurati oleh pemerintah pusat dan dinas terlebih dahulu, apabila tidak mengindahkan dalam 2 kali berturut-turut akan mendapatkan teguran yang bila tidak dibuat juga bisa dibekukan sementara izin-izin pelaku usahanya tersebut,” tegasnya.

El Bariza juga mengatakan, bahwa pencapaian investasi kabupaten Kampar pada triwulan I saat ini bertotal 1,7 Triliun dari target yang diberikan Pemprov sebesar 2,5 Triliun.

“Sedangkan untuk rinciannya, PMDN dengan jumlah nilai investasi 1,070,441,100 Triliun sedangkan PMA investasinya 665,569,320 Miliar. Sektor Tanaman Pangan, Perkebunan dan Peternakan tertinggi nilai investasinya dari keduanya. Pastinya kita terus berupaya bagaimana nilai investasi ini meningkatkan lagi,” ungkap El Bariza.

El Bariza juga mengungkapkan, bahwa tingkat kepatuhan pelaku usaha di Kampar sendiri sudah baik meski ada beberapa pelaku usaha yang perlu mendapatkan teguran dulu.

“Rata-rata pelaku usah kalau sudah kita sampaikan itu mereka mau melaporkan. Rata-rata patuhlah di Kampar ini, tentunya kami berharap tingkat kesadaran ini meningkat,” ujar El Bariza.

El Bariza juga menyebut, bahwa DPMPTSP Kampar sendiri tidak hanya memperhatikan bagaimana nilai investasinya meningkat, akan tetapi produktivitas pelaku usaha dan UMKM kecil juga menjadi prioritas.

“DPMPTSP Kampar kedepannya juga berencana mengadakan Bimtek kepada para pelaku usaha dan UMKM kecil untuk meningkatkan produktivitas mereka lebih baik dan memberikan pemahaman agar mereka mematuhi dan melakukan kewajibannya sebagai pengusaha,” pungkas El Bariza.(Advetorial)