Ahmad Yuzar: “Pemkab Kampar Siap Bersinergi Dengan Seluruh Stakeholder Untuk Memajukan dan Mengembangkan Keagamaan Demi Kemajuan Kampar”

0
282

Bukit Payung, auramedia.co – Pemerintah Kabupaten Kampar siap bersinergi dengan semua pihak untuk memajukan Keagamaan di Kabupaten Kampar. Pemerintah dan agama sangat berhubungan erat untuk memajukan suatu daerah. Pemerintah sangat membutuhkan agama dalam membentuk moral dan mental masyarakat untuk menjalankan roda organisasi pemerintahan yang baik.

PJ. Bupati Kabupaten Kampar, DR. H. Kamsol, MM melalui Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Ahmad Yuzar, MT, (08/05/23) saat menghadiri acara pengajian Akbar bersama pengasuh madrasah Qur’an Tebu Ireng Jombang di Pondok Pesantren Hammatul Qur’an Desa Bukit Payung Kecamatan Bangkinang kepada wartawan mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar akan selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memajukan pembangunan di bidang keagamaan.

Selain mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah sukses melaksanakan kegiatan keagamaan tersebut, Ahmad Yuzar juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar berharap agar kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian Akbar tersebut dapat dilaksanakan oleh masyarakat lebih banyak dan lebih masif lagi.

Ahmad Yuzar juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar menilai, kegiatan-kegiatan keagamaan berdampak positif untuk kemajuan pembangunan keagamaan agar terwujudnya moral dan mental masyarakat. Dengan terbentuknya mental dan moral masyarakat yang berkualitas, berkarakter dan berkepribadian yang baik, akan menjadi kekuatan besar bagi kita dalam memacu pembangunan pada sektor-sektor yang lain, ungkap Ahmad Yuzar.

Ahmad Yuzar juga menyampaikan, bahwa agama mempunyai pengaruh penting dalam penguatan dan kemajuan daerah. Agama dan pemerintah saling memerlukan, melengkapi, dan hubungannya berlangsung secara timbal balik (symbiotic).
Agama dapat menjadi pemersatu, agama berperan penting dalam kehidupan sosial politik yaitu faktor pemersatu dan pengukuh masyarakat. Apabila agama berdampingan dengan solidaritas maka akan memberikan kontribusi dalam mewujudkan integritas kekuasaan politik. Agama dapat dijadikan sebagai pendorong keberhasilan dan dapat membawa pemerintah ke arah yang lebih baik; agama juga dapat dijadikan suatu landasan hukum yang harus ditaati dalam menjalankan perpolitikan atau pemerintahan, jelas Ahmad Yuzar.

Pada pengajian Akbar tersebut, pengasuh Madrasyah Qur’an Tebu Ireng, DR. H. Musta’in Syafi’i menyampaikan tentang keutamaan berinfak dan berwasiat untuk kepentingan pembangunan sarana dan prasarana pembangunan pondok pesantren. Infak untuk pembangunan Ponpes nantinya akan menjadi amal jariah bagi yang memberinya, ungkap ustadz Musta’in.

Sementara itu, Ketua Panitia Kapten Purnawirawan Darmaji menyampaikan, bahwa di Desa Bukit Payung tersebut akan di bangun Pondok Pesantren (Ponpes). Kita telah menyediakan 2,4 hektar lahan. “Guna kelancaran pembangunan Ponpes ini, kita mohon do’a dan dukungan semua pihak dan elemen masyarakat,” ungkap Darmaji. (Adi Jondri)