Talkshow Derappp Gerbang Melayu Beriman Bahas Kebijakan Anggaran Bersama OPD Terkait

0
167

Bangkinang Kota, auramedia.co – Apa dan Bagaimana kita bisa ber-DERAPPP Gerbang Melayu Beriman di Kampar dikupas tuntas pada hari ini, pukul 14.00-17.00 wib di Kampar Expo. Sesi Pertama mengusung subtema Kebijakan Anggaran yang mendukung bersama kepala OPD terkait. Hadir Kepala Dinas Kesehatan, Zulhendra Das’at, Kepala DPPKBP3A, Edi Afrizal, Kepala Dinas PMD, Lukmansyah Badoe, Ketua Dewan Kesenian Kampar, David Hendra, Kepala Bidang Dinas Perdagkopukm, Dedi, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Amga, Sekretaris Disparbud, Achyar, Delpn, Ketua Forum Anak Kampar, Hot Martua Pasaribu, Koordinator YSKI Kampar juga Fasilitator Fakar, Ketua Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan, Yanti Kerlip. Raka menjadi moderator dalam talkshow Derappp Gerbang Melayu Beriman yang kedua. Jordi melantunkan lagu favoritnya di antara sesi pertama dan kedua.

Sesi kedua dengan subtema Taman Pustaka Loka Budaya wujud kolaborasi pentahelix DERAPPP Gerbang Melayu Beriman. Ketua Umum DKK, Dabid Hendra, Kabid Jalan dan jembatan, Amga, Ketum Fakar, Delon, Anak Muda dari Baru Tilam di desa sangat tertinggal Kebun Tinggi, Ranti menjadi narasumber yang dimoderatori Raka.

Kepala Dinas Kesehatan, Zulhendra Das’at menjelaskan perkembangan layanan lesehatan di kecamatan Kampar Kiri Hulu. Masyarakat di sekitar Surga Tersembunyi Terfaborit penerima Anugerah Pesona Indonesia 2021 yang terletak di Desa Kebun Tinggi memperoleh layanan kesehatan dari Puskesmas di Desa Batu Sasak. Kedua desa sangat tertinggal tersebut bersama 7 desa sangat tertimggal lainnya terletak di jalur kuning. Sementara itu 9 desa sangat tertinggal di kawasan SM Rimbang Baling dan 5 desa sangat tertinggal lainnya di DAS Subayang mendapat pelayanan kesehatan dari Puskesmas di Desa Gema. Kadis Kesehatan menyiapkan alokasi anggaran untuk peningkatan layanan kesehatan di 23 desa sangat tertinggal di Kecamatan Kampar Kiri Hulu sebagai bentuk komitmen dalam DERAPPP Gerbang Melayu Beriman.

Kepala Disdikpora bersama Yayasan Gerakan Indonesia Pintar akan membuka SMP Terbuka bagi anak tidak/putus sekolah di kawasan tersebut yang sudah lulus SD. Sebanyak 18 PKBM sudah masuk kedalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan mendidik sekitar 1000 peserta didik termasuk dari pondok pesantren yang tidak mendirikan sekolah/madrasah. Pemkab Kampar menyediakan alokasi anggaran untuk 10 rintisan PKBM Rumah Kerlip Beriman bagi 1.416 ATS/APS hasil pemetaan Tim Percepatan Desa Pendidikan.

Ketua Fakar, Delon menegaskan bahwa untuk Ramah Anak dalam Derappp menyiratkan pentingnya memastikan anak-anak terlindungi, aman, nyaman di desa, Menurut Kepala DPPKBP3A, Edi Afrizal, dinasnya sudah memfasilitasi pembentukan 35 Forum Anak Desa, 54 Satgas PKDRT dan PATBM sudah terbentuk di 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar. Anak-anak juga dapat melaporkan kondisinya ke UPT yang tersedia.

Hot Martua Pasaribu menyampaikan haru biru perjalanannya bersama Tim Sigap Kerlip Kampar di bawah kepemimpinan Ketua DKK dan Disparbud. Kondisi ekstrem jalan menuju desa-desa sangat tertinggal juga diperjelas oleh Ranti pegiat wisata muda lulusan UIN Bukit Tinggi, penduduk asli Desa Kebun Tinggi. Ranti juga menjelaskan tentang keterbatasan listrik dan jaringan internet di jalur kuning.

Kegiatan kedua, pembukaan pelatihan pandai berhitung untuk guru dan peserta didik SD di Balai Bupati Kampar Sebanyak 34 guru dari 21 provinsi dan 92 murid SD terlihat sangat antusias menunjukkan kemahiran berhitung dengan metode Gasing yang ditemukan oleh Prof Yohanes Surya. Kejeniusan dilahirkan kegembiraan yang dikampanyekan fasilitator nasional Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) nampak jelas dalam binar mata gembira peserta Gasing.

PJ Bupati Kampar, Dr. H. Kamsol, M.M. menyambut gembira arahan Profesor Yohanes Surya dan segera menginstruksikan agar pelatihan Gasing langsung diduplikasi di sekolah masing-masing lalu di setiap kecamatan. Kepala Disdikpora, H. Aidil bersama Yanti Kerlip segera menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Humbang Hasundutan yang sudah menduplikasi pelatihan Gasing ke seluruh peserta didik SD dan SMP sesuai arahan Profesor Surya.(***)